Warga Gowa Digegerkan Oleh Penemuan Mayat Terapung Di Jembatan Kembar, Ini Kata Tim TRC

Warga Gowa Digegerkan Oleh Penemuan Mayat Terapung Di Jembatan Kembar, Ini Kata Tim TRC


iTimes - Warga kabupaten Gowa kembali digegerkan dengan penemuan sosok mayat seorang IRT, Ditemukan Mengapung di Sungai Jeneberang Sekitar Jembatan Kembar Sungguminasa. Sontak pengguna jalan ikut berkerumun dan mengabadikan kejadian tersebut untuk mendapatkan pertolongan. 

Dari informasi yang dihimpun seorang korban ibu rumah tangga, diketahui bernama Salawati Dg Caya ditemukan warga mengapung di bawah jembatan kembar Sungguminasa Kabupaten Gowa, Rabu 7 September 2022.

Menurut sumber TRC Tagana Gowa, Muh Jufri Dg Nabye, sejak tadi malam pihak keluarganya mencari. Suami Salawati yang mencari isterinya sekitar pukul 01.00 dinihari, kepada tetangga dan sanak familinya.

Baca Juga : Aksi Tak Senonoh Terekam, Inilah Detik-detik Perundungan Dan Pengeroyokan IRT Sambil Buka Celana Terekam CCTV di Kabupaten Gowa

Konon menurut anggota keluarganya, Salawati minta izin bermalam di rumah iparnya di Kampung Tete Batu, namun setelah ditelusuri ternyata yang bersangkutan tak ada di rumah iparnya.

Kontan saja pihak keluarga panik dan mencari kesana kemari, termasuk menelusuri pinggiran Sungai Jeneberang dalam suasana kegelapan malam, namun hasilnya nihil.

Pagi hari ini, korban terlihat mengapung dari atas jembatan Sungguminasa sedang mengapung, dan menjadi tontonan warga dari atas jembatan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Tagana dibawah koordinasi Muhammad Jufri Dg Manye mengarahkan personilnya untuk membantu korban, ternyata setelah tiba di lokasi, korban sudah dinaikkan ke mobil oleh keluarganya untuk disemayamkan di rumah duka di Barembeng.

Baca Juga : Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa UNM Blokade Jalan Pettarani Makassar Hingga Malam Hari

Menurut Tagana Irwan Dg Nompo ,korban bernama Salawati Dg Caya bertempat tinggal di Desa Barembeng Kecamatan Bontonompo Kab. Gowa.

Sementara itu, Arsidin Dg Naba melaporkan bahwa ybs adalah salah seorang anggota KPM PKH (Kelompok Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan) sebagai ketua kelompok PKH di Dusun Bontotangnga Desa Barembeng Kecamatan Bontonompo, ungkap Pendamping sosial PKH Barembeng Arsidin Dg Naba.

Apa yang menjadi motif sehingga yang bersangkutan mengakhiri hidupnya dengan ke Sungai Jeneberang, kini tengah dalam pengusutan pihak berwajib (Syakhruddin)

Tonton Juga Videonya


(Tim Network News

Previous Post Next Post